Sabtu, 19 Januari 2008

alibaba.com

Insyaallah tiap hari harus tak paksaain nulis walau satu ayat :(

its so early morning to start go to work. other ways working by myself. I’m must still discipline. temperature so low this day, I'm wakeup with still dying I think. ba'da subuh aku nyempatin to open my tda_joglo Millis....some read.....some write....and some send. Hope I can coming up at 11 Sunday, I'm really want to a lot.

(honestly I think me has not being likely more, in that spot- really. I don’t wanna know)that make me not focus. I would like manage every little things of me? my brains, my heart, my money, my cost it must be. manage all around me to future, my own future with Allah . yup I know, I’m still tray now. I really hope I can end this filling. And I hope I’m wrong. That many nice buddy in there, hopeply
Knowing me, for transportation go anywhere, I use my motorbike. I realize not always temporary to services. and the worse is my bike don't wanna live....hik

But I must go TO mun_trilan to meet any good mitra in there, what I must say? it really stuck here. hiks it time 7 in d 'morning, no one service has open? if I use a bus its easy i hope, but I'm not comfort U know.
Ok! No cengeng
No stuck in mind.......

Alhamdulillah
my dormitory own has wake up. horre (but he know about bike?) hiks I hope so.
With his server, they find some troubles; bla...bla....bla...Now my bike can I using again, thanks ya pak.

my plan to day is to fit volume order, for Mr. wie to back up my order. for Mr. mark can't today because he out of town for 2 days. my file is complete, hope I'm not forget anything.

for arrive in muntri_land I pass a long road but it’s ok, because morning i think. in mr.wie stone factory.....the staff has start to working. hemmm it so organize, I hope my staff someday well be like them. the night before I get some important note for using make god deal in this area. (thanks honey).

some of is, I must really know about they stock deposit to support our order. and for it Amannnnn. a lot of knowledge I can get from anywhere, from here also. the soudagar batu di sini, beside he order the product to supplier like me or exporter like Mr. sumitro, they have Online Ads. to, really. suddenly they member in alibaba.com (for my product I have do it early, couse i have know from XX magazine I think).

alibaba. com is like market On-Line and the customer is from all of country but as far as I know china have using much pages on it(kl salah ya maaf). in this web many product can u fine it, much catogory product for sale…….or product for buying.
Specially for stone category business from yogyess many has to be member there. Lucky me….now I know much address so I can have many link, I hope.
bring to a close for to day, in my email I got many message, from mas ichsan, iwan, sulo  and hiks…..
ok lah cukup……thanks to have joint with me

Luv_me & Allah (U_me) always.

Jumat, 18 Januari 2008

my Action Jurney

Ada yang bilang bahwa "95% kegagalan berasal dari orang-orang yang mempunyai kebiasaan suka membuat alasan."

apa itu berarti kita dilarang mengeluh?

selain masalah pribadi yang lebih banyak menghambatnya, kadang kala ingin sekali lidah ini mengeluh ; $%!%@%@%@#$&()&*%$!!!, tapi apa itu membantu? kupikir tidak.
but Im just human being hunny, and just alone like U see. I can't tell any one what happen to me now. aku gak mau mereka liat aku lemah. it the worse side I haven't made(masih sinau so maaf kalo salah).

Pak Dahlan pernah ngomong ente punya bakat (amiin)gak usah takut dengan salah, gak usah takut pandangan miring orang. hukum mu cuman Al-quran dan Hadist. jalani hidup tanpa target, gak usah di pikir, ikuti air mengalir tapi harus deras. that moment I can't forget for rest of my life.

aplikasinya?
seperti iman yang kadang naik kadang datar, gitu juga my Positive spirit. Its so Hard U know. I know for survive, Im must doing anything that I can do, with berharap any one can help me.

I must think "I can !!" and go for it.

this day like another everydayness I pass.
1. I have problem to fine GOOD penjahit, for production my stuff. its so hard. penjahit yang I have before its so no good, lazy, don't have energy for work hard.
2. I have idea to move out, to fine rent tiny whinny house, or pavilion so I can made mine own production base. and I have start to fine it too. but the left site is, my dormitory right now its have Online line or Wifi free. so Im not to be spend any cost for it. its so desperate for me, hiks
3. In other ways I start to fine many alternative about using CDMA Modem, and I have fine one of my choice. hopely I think.

I know many other people more minus or low range live from me, but it not make me don't say thank to ALLAH? Again I'm just beauty little girl it need say some grumble or some thinks.

for many people its so silly! its no urgent to discus here!
but sorry buddy, its so half a big for me. I need much help, or input for finish this problem, ok.

thanks for open my blog....Luv me & Allah (U_me) always.

Kamis, 17 Januari 2008

"sombong" hasn't to or have to ?


arti "sombong" baik yang udah diuraikan pd "reaksi kecil for ide besar" ada beberapa yang menurut saya juga bisa di uraikan dalam membahas sombong? perlu atau tidak.

Pa2 pernah bilang "saat yang terbaik untuk sombong adalah kala sedih". dan selama ini manjur untuk saya menghadapi semua peluang-peluang (masalah) yang mampir.

synonym lain dari "sombong" adalah PD, he3 ini mah sama atuh. yee ember lah bro* judulnya synonym he3. lah PD lebih banyak dan otomatis terpatri pada diri-diri yang mempunyai banyak ilmu, banyak pengalaman, pokoke banyak bekal.

wis banyak sebenarny yang mau tak tulis tp badan bil cukup for to day.
seharian dr puagi ampe magrib wara-wiri ngawal dagangan plus tetep buka mata,buka hati. nyari peluang yang lain.
eh.....
masih juga di jak hangOut ma bule tetangga kos. (jeb ajeb ajeb)
tenan tak tinggal tidur. pulang.

thanks for mampir......Luv me U_me, always.

Sabtu, 12 Januari 2008

my real 1st product


Tawaran menarik yg tergelontor dr p Bams
tidak mungkin saya lewatkan, walau belum d yogyes tapi apapun itu harus ada.
konsep produk baru dengan market besar dan memang lagi in...ada di kepala. tapi keterbatasan pikir manualku masih mencari....wadah produksi untuk awal langkah.

Apapun harus ada progressnya. mencari penjahit bahan untuk membuat sample produk lumayan susah2 gampang. semoga produk SkinyLaptop by U_me bisa terwujud. itu dulu. semoga menjadi doa Nyata

amiin

Minggu, 06 Januari 2008

RENUNG FAJAR-ku

Penguasa alam tolong pegangi aku agar tidak tersandung dalam senang dosa
ingkarnya hati ini dalam jalur takdirmu padahal ku sombong berAgama-MU
hadirku dalam tenang bumi kecilnya hanya dalam kehendak-MU
kau penguasa hati ini
hidup ini
napas ini
nyawa ini
selorohku hidup dalam ideal naif cinta kau tegur dalam lembutmu
keangkuhanku memanusiakan benar-MU kau paparkan bijak
tak berani ku bertarget walau hanya untuk esok
ijinkan diri menghirup takdirmu dalam senyum bukan takut
"Kun Fayakun"
mantra lah mengalir pada diri
bantu aku ya Rabb
dalam cinta-MU dalam lembut-MU
cita ku "mati muda dalam surga-MU"
AMIIN

Jumat, 28 Desember 2007

masukan2 yang membangun

pagi ini.....ada tanggapan, yang saya yakin akan menambah dan membuka wawasan kita.saya pikir pertanyaan2 ini juga pasti ada dibenak kita semua......

sekali lagi kembali saya buka untuk saling menambah dan share.....yang pada titik akhirnya nanti minimal untuk membuka peluang, wawasan, ilmu dan segala kemungkinan bagi
komunitas kita kedepan. AMIIN (bagi warga TDA JOGLO....ini udah langsung di pablis di millis)

"Temans aksi,
Lontaran Pak Roni atas tulisan Mbak Evi (saya lebih senang menyebutnyaMbak Umi) di http://newumi/. blogspot. com/2007/ 12/komentar. html menarikuntuk dikaji lebih jauh. Namun saya akan coba tuangkan dalam bentukpertanyaan-pertanya an.

Internal

Wik, gitu dong....biar saya lebih pinter. Mas emang moy :). Saya jadi bisa banyak tambahan ilmu nih. Makasih ya Mas...Tapi, boleh kan dikit-dikit saya sambung lagi? Tentu sejauh yang saya tahu. Saya coba deh tanggapi satu demi satu. Moga-moga ada manfaatnya.

1. Seberapa banyak member TDA yang memiliki pengetahuan, pengalaman, danketerampilan tentang usaha dan wirausaha yang dapat disebarluaskan?

Tentang totaly member TDA sih pasti mas lebih banyak tahu. Fikiran saya nih, dari data yang sering saya liat, cukup banyak materi yang muncul dan layak untuk kita publish dalam bentuk majalah. pengetahuan, pengalaman dan ketrampilan tentang usaha dan wirausaha komunitas kita sangat beragam. Mulai dari yang masih baru mau start, yang lagi seperempat jalan, separoh jalan, sampai yang udah menjulang. Semua ini menjadi sangat penting untuk dijadikan acuan
ummat. Tentu harus diramu dengan kemasan-kemasan yang layak memperoleh apresiasi dari masyarakat pembaca.
Katakanlah, misalnya, jumlah member TDA yang sudah melenggang ada 50 orang, setengah jalan 50 orang, yang seperempat jalan 100 orang dan yang baru mulai 500
orang, dan sisanya masih pikir-pikir. Bila ini kita schedulekan secara baik, sudah sangat cukup untuk materi 10 edisi majalah berturut-turut, bila kita pakai periode terbit bulanan. Bagi yang sudah sukses, pasti menarik dipaparkan kiat suksesnya. Bagi yang seperempat dan separoh jalan, pasti menarik dicermati liku-liku mengatasi solusinya. Bagi yang baru mengawali, pasti menarik disimak alternatif-alternatif pilihannya,lengkap dengan pertimbangan pilihan yang
mereka putuskan. Bagi yang masih mau melangkah, ini juga sangat menarik untuk dianalisa dan dipaparkan. Kita bisa mengambil nara sumber sesuai dengan spesifikasinya untuk
memaparkan guidance bagi member-member kita. Harapannya, supaya proses memilihnya benar dan langkah awalnya tidak terlalu meleset. Bila ini sudah dilakukan,
insya Allah, kedepannya kan lebih bagus....
Nah...bila sudah demikian, tentu kelanjutan pasokan materi pada majalah kita ini bisa lebih mantap. Gitu apa ndak kira2 mas...?


2. Seberapa banyak member TDA yang memiliki ketrampilan menulis yangmemadai?

Mencermati blogger2 yang aku coba terobos, sebenarnya kita tidak perlu pesimis. Saya sepakat, bila kehebatan penulisan komunitas kita mungkin tidak terlalu canggih. Tetapi, bila ada ghirah kuta untuk itu, saya optimis, tulisan-tulisan kita bisa lebih baik. Tentu, sentuhan akhirnya tetap kita perlukan person yang memang jawara di bidangnya. Tetapi, ini kan bukan sesuatu yang tidak mungkin ditemukan solusinya?

3. Seberapa banyak member TDA yang tulisannya menarik orang untuk selalu membacanya? Nah, pertanyaan yang ini kayaknya sudah terangkum di poin 2. Artinya, sense of jurnalisnya kan bisa kita mainkan pakarnya?
4. Seberapa banyak member TDA yang mau sering menulis?5. Seberapa banyak member TDA yang mau menulis dengan skedul tetap?6. Seberapa banyak member TDA yang sering menulis sepanjang 3 - 5halaman kuarto satu spasi? Atau sekitar 3.000 - 7.000 kata?7. Seberapa banyak member TDA yang bisa membuat "gambar berbicara"? Hi3...saya tahu nih. Ternyata mas Reza malah sangat paham tentang teknisnya. Ayo dong mas...Saya jadi lebih kebelet setelah baca pertanyaan poin

4,5,6 dan 7 ini. Yang pasti, teknis seperti ini tidak mungkin kita bebankan ke member. Proses menulis bisa terschedule, ukuran tertentu, bikin gambar bicara pasti bukan bidang kita. Tapi, bila kita mau, kan pasti ada solusinya? yang ini kan pelajaran dari mas?

8. Adakah member TDA yang bergerak dalam bidang percetakan, fotografi,editing dan tata letak, penerbitan, pendistribusian media danpengelolaan jasa periklanan media?

Ini pasti kunci suksesnya ya mas...Tapi, dengan dukungan komunitas kita, rasanya faktor-faktor ini bukan kendala berarti. Bahkan, bila boleh lebih optimis dikit, ini kan bukan kendala. Bagi saya, ini malah peluang yang menarik untuk kita tangkap. ''Membalik kendala menjadi peluang'' gitu kan...?

9. Seberapa banyak tulisan member TDA yang dimuat di media massa?
10. Seberapa banyak member TDA yang diwawancarai media massa dan dimuat?

Nah, inilah yang saya prihatinkan. Kenapa kemasan yang mestinya bisa lebih kita dorong malah dipasifkan? Seolah kita hanya menunggu ''belas kasihan'' para pelaku media itu? Menurut saya sih, sebenarnya semua materi menarik untuk masing-masing level pelaku usaha. Hanya lantaran mereka punya alur sendiri, tulisan dan member yang mereka ambil pun yang sesuai dengan alur mereka. Nah...kita kan punya alur sendiri...?
11....

Eksternal

Beberapa pertanyaan ini kayaknya seperti ujian semesteran waktu saya kuliah mas. Tapi, sekedar yang saya tahu, boleh kan aku coba kasih jaban?

1. Siapakah yang akan membeli?

Member TDA dan para pemula serta pelaku wira usaha, pembina ukm, perbankan yang concern pada kredit UMKM, dan pejabat-pejabat terkait dengan kewirausahaan dan lain-lain.

2. Seberapa besar kemampuan bayarnya?
3. Seberapa besar kemauan membayarnya?
4. Seberapa sering akan membeli?

Saya kira, kisaran 15 sampek 20 ribu per bulan tidak sih terlalu berat. Apalagi bagi orang-orang yang kayak saya, yang lagi banyak perlu bimbingan.5. Tiadakah media pesaing?6. Tiadakah media massa yang tertarik menuangkan pengalaman member TDA? Kompetitor pasti ada. Beberapa media yang sudah ada saja, banyak yang tertarik pada komunitas kita. Ini kan ukuran nyata yang bisa digunakan untuk mewujudkan gagasan ini...

7. Tiadakah media massa yang mau bekerjasama?

Saya lebih suka ini menjadi peluang komunitas kita. Tujuannya, tentu supaya arah missinya lebih nyambung mbung dengan komunitas TDA. Langgam kita kan menebar rahmat. Dengan cara ini, saya yakin optimalisasi menebar rahmat bisa kita tingkatkan. Sekaligus, cara ini lebih pas untuk menjaga agar visi dan missi kita tetap berjalan pada rel yang mengandung berkah. Amin

Alternatif
1. Fokus pada menebar rahmat, menuliskan pengalaman, membagikanpengalaman, membantu yang lain berkembang, dengan cara lain
2. Bekerjasama dengan media massa dan media terbatas, baik dalam bentukartikel khusus, tulisan berseri, liputan khusus
3. Penerbitan eMagazine atau newsletter berkala yang bisa diprint dandifotocopy serta mudah disebarkan ke kalangan offline
4. ...

untuk temen2 soloraya......saya ikut priharin, dan insya allah ingin ikut membantu; shg mohon kejelasan no rek. dan no telp yang bisa saya hub. apakah Mas Awan kurniawan ataukah mas Sangaji wibisono. bencana memang dimana mana bahkan merata sampai keluar jawa; kampung evi di NTB khususnya taliwang juga tidak luput dari bencana. hiks termasuk sma aset.Kepada mbak Widya, saya juga ikut prihatin atas sakitnya ibunda tercinta, semoga lekas sembuh. AMIIN

BY: evi_newumi

Kamis, 27 Desember 2007

"Memajalahkan" TDA (lanjutan)

kaalhamdulillah ada reaksi yang tanggap dari pak roni mengenai "memajalahkan TDA", pagi ini (will see)

aku sendiri, awalnya merasa ide ini terlalu besar dan tak mungkin, tapi "kita kan tidak sendiri ?", karena aku yakin kebijakan dan keluasan wawasan dari temen2 sma akan sangat mungkin untuk menjadikan ide ini nyata.

dari kaca mata marketing; ide ini sangat visibel
dari kaca mata praktisi media, ini sangat bisa

tolak ukur marketing ku......
byk majalah baru tentang kewira usahaan yang tanpa komunitas saja berani muncul dan sangat laku. mengapa komunitas kita yang notabene banyak tahu tentang kesulitan dalam new comer di dunia enterphreneur tidak berani? Ini yang menggelitik atiku. Padahal, dari urun rembug di antara komunitas kita, semuanya nyata riil gitu lo...

Ada pengalaman-pengalaman nyata para member. Pengalaman sakit-sakit kehulu dan sembuh di saat kita kupas bersama. Kolom dan artikel tentang solusi nyata kesulitan dalam wirausaha, banyak dikupas oleh pendekar-pendekar kita. Dari beberapa majalah yang ada, sebut saja: Peluang Usaha, WK, People, Sharing, dan lain-lain, bila dicermati, isinya benar-benar sama dengan yang selalu kita bahas. Kelebihan kita, yang kita lakukan lebih tajam karena langsung pada kasus riil. Nah, ini maksudku yang tinggal mengemas dalam bentuk media printing, majalah.

Tentang masukan Mas Seta (pendekar TDA Joglo), bahwa kita butuh sponsor, itu pasti. Yang saya tahu, ini dari kacamata marketing saya, sebenarnya para pemasang iklan lebih tertarik pada media yang punya komunitas niche. oplah terukur, distribusinya jelas. Tentu, ditambah lagi dengan unsur kedekatan dari para pendekar-pendekar TDA. Nah, kita kan punya ini........

gambaranku, ketajaman dalam membahas yang berasal dari hati, tanpa rasa menggurui dan testimoni testimoni baik itu keberhasilan pindah kuadran amphibi ke real TDA, maupun kegagalan kegagalan yang menjadi pembelajaran untuk semua......begitu penuh di millis2 kita. sangat sayang bila tidak dituangkan dan dirangkum dalam suatu media yang bisa dibaca oleh lebih banyak orang...
memang akses online sudah bukan barang baru, dan sangat sudah memasyarakat, tapi.......untuk wilayah mana?? dan dari semua posting2 yang begitu banyak sangat lah perlu untuk dirangkum dan lebih dipertajam.....yang dituangkan dalam media majalah ini.

berkaitan dengan "beriklan dengan gratis", akan sangat nyambung.....dan komunitas member kita akan lebih dilihat orang karena keinginan tahu mereka (pembaca majalah) untuk mencari rincian dan detil alur masalah; yang di rangkum dan dianalisa oleh founder2 TDA yg mumpuni(sudah diakui oleh media lain kok hi3).

bukannya saya mengecilkan masalah teknis, semakin saya mencari tahu dan share off air dgn temen2 media; ternyata kata mudah yang mereka paparkan sangat masuk dalam alur pikir saya......
kemudian saya putuskan visibel dari kaca mata marketing itu cukup, dan saya "tidak sendiri" untuk takut di hambatan masalah teknis.

yang pasti paparan ini bayak kurangnya........
monggo-mari-silahkan......kita share bareng2........SUWUN :)

by: evi TDA_JOGLO

komentar........

setelah membaca posting pak roni tentang "promosi tanpa keluar dui"

ada beberapa ide dan pertanyaan yang mungkin bisa kita share dan tanggapi bersama

"Maaf boss, bila saya kasih komentar rada kurang sopan. Pikiranku gini. Semua issue, komentar, materi saya sih dapet masukan ini dari komunitas aku di off air. Kebetulan, satu dari temen itu punya pengalaman banyak di dunia media cetak. Dia mantan orang jawa pos yang sempat mendirikan koran mulai dari Jayapura sampai Sumatera Expres di Palembang.
Masukan dia nih...Kenapa TDA tidak membuat majalah sendiri?

Beberapa unsur yang diperlukan untuk munculnya sebuah bisnis majalah sudah sangat cukup. Materi ada. Penulis banyak. Nara sumber jago-jago. Semangat wirausahanya top. Tinggal sekarang, berani ndak kita tampilkan sebuah ajang wira usaha baru dalam bidang media?

Alasan lainnya, masih menurut dia nih...TDA yang memakai satu-satunya media sosialisasi dan komunikasi hanya dengan internet, ini dai rasa kurang adil. Masyarakat yang ''suka'' mengakses internet adalah komunitas khusus. Sementara, ilmu dan semangat wirausaha yang melekat pada diri jawara-jawara TDA, merupakan ilmu yang sangat bagus dan bermanfaat bagi pembangunan ummat.

Kenapa tidak ada create media yang bisa disantap oleh komunitas lain? Maksudku yang tidak internet minded?Emang ilmu para jawara TDA hanya dispesialkan bagi para mania dunia maya? Dia sampaikan itu semua dengan menggebu.

Tapi, saya tanggapi dengan dingin-dingin saja. Setelah saya pikir2, kok bener juga ya. Kenapa yang kita tidak lakukan seperti itu?saya sendiri merupakan member TDA JOGLO yang sering mengamati, share dan berinteraksi dengan pendekar2 dan srikandi2 TDA JOGLO, tentunya seputar hambatan, peluang maupun untuk membina link usaha.

Saya coba merenda lebih panjang......Jaringan distribusi kita punya. Lewat komunitas. Pasar utama, kita punya: komunitas TDA sendiri. Nah, bila ini semua divisualisasikan lewat media cetak, majalah, saya merasa yakin memang lebih bermanfaat. Bisa dijadikan souvenir, bisa jadi media komunikasi langsung dengan masyarakat pembaca, dan, yang tidak kalah menarik: BISA JADI AJANG BISNIS BARU KITA.

Itu sebabnya, pada kesempatan lain saya cari dia untuk mendapatkan info lebih detil. Sampek misalnya, siap ndak dia bantu saya merealisir masukan itu. Tentu, seandainya komunitas TDA menyepakati gagasan tersebut. Alhamdulillah. Gayung bersambut. Untuk pembangunan ummat, apalagi yang bermuatan pembangunan ekonomi dan kemandirian, dia juga sangat care.

tapi ini semua saya kembalikan kebapak, tapi......kalo memang baik kenapa kita tidak mulai ACTION Sekarang :)
saya sih......siap jd makcomlang utk mengundang beliau untuk berdiskusi merealisir masukan itu.......saya pikir lebih cepat lebih baik....siapa tahu produk ini dpt di louncing dalam acara milad II kita.

by: evi TDA JOGLO

Kamis, 13 Desember 2007

BANGSA PEJUANG

2-3 minggu ini semua pemberitaan dalam negeri begitu menyenangkan.
  1. mulai dari kenakalan hacker2 Indo yang menyerang hampir 30 situs2 malaysia; politik atas boleh cantik dgn sma sangkalannya, disini peran anak muda untuk membela, min menyatakan diri bahwa bangsa kita layak dihargai. tapi jgn dipikir semua eksekutif itu lembek dan tidak punya nasionalisme.....mereka sebenarnya yang paling panas dan marah karena negerinya di remehkan. tanpa terliput (emang diem2 hi3) baik dr BIN, diplomat diplomat, bahkan dari angkatan memberikan dukungan untuk "ganyang MALINGSIA" dr sma sektor.
  2. kepedulian indonesia kan global warming issue bukan hanya slogan dan topeng belaka (g' kyk AS & Jepang; http://globalwarming.detik.com/), hayooo have u know about Blue Energy? yup.....! bahan bakar non fosil yang dinamakan Blue Energy atau Minyak Indonesia Bersatu ini, mrpkn bahan bakar sintetik yang dibuat dari substitusi molekul Hidrogen dan Karbon tak jenuh. Proses pembuatannya sama dengan minyak fosil, namun dengan kadar emisi yang jauh lebih rendah. dan yang terpenting bahan dasarnya "AIR !!!." Teknologinya juga gak impor.....asli loch (http://www.wikimu.com/News/DisplayNewsSekolah.aspx?ID=5008). tapi rada kecewa juga giliran ada anak bangsa yang berprestasi, kurang di dukung dgn apresiasi media-media. tenan loch....tak tunggu2 2-3 hari ini mo di koran, di TV Boro2 RCTI, SCTV .....ampe MetroTV gak ada tuch yang publikasikan scr ekslusif tentang ini. giliran gosip ....artis cerai berai/ nenek 2 dicopet....ampe kasus pejabat%#%%!!!! di siarin LIVE !! . ha....ha....ha lebih kurangnya inilah INDONESIA-KU

KITA MEMANG PEJUANG!!!! BANGSA PEJUANG!!!! semua berjuang dengan caranya sendiri memperbaiki hidup DIRI, memperbaiki lingkungan menjadi lebih baik, Mengilhami org lain untuk menjadi baik. "BAIK !!!" ...... more examp??:
  • Tri Mumpuni Wiyatno (41)
    "Climate Hero" versi World Wildlife Fund for Nature (WWF); yang mewujudkan idealismenya untuk merubah desa menjadi sumber kehidupan yang harus diperkuat kemandiriannya. Ia meyakini banyak persoalan bisa diselesaikan kalau ada pusat-pusat pertumbuhan baru di pedesaan. Karena itu, ia mencurahkan segenap daya dan pemikirannya untuk membangun desa. Sejak lebih dari 10 tahun, Mumpuni dan timnya bersama Institut Bisnis Ekonomi Kerakyatan (Ibeka) bergulat dengan keyakinan bahwa melistriki desa dengan teknologi ramah lingkungan ”tanpa emisi karbonmikrohidro adalah pintu masuk paling efektif untuk memberdayakan warga.
    Mikrohidro memanfaatkan debit dan ketinggian jatuhnya air pada sungai kecil di desa-desa untuk menghasilkan energi listrik di bawah 100 kilowatt.

    Rakyat kemudian dilatih manajemen air, pemeliharaan alat, menghitung energi yang disalurkan, serta biaya yang diperlukan karena umumnya mikrohidro dikelola secara swadaya. Kalau energi listrik sudah dialirkan dari rumah ke rumah, berbagai kegiatan ekonomi bisa dikembangkan. ARE U IMAGINE ??? Selain tak ada penggusuran, kelestarian hutan juga terjaga karena untuk mendapatkan satu kWh (kilowatt jam) harus ada satu pohon di hutan yang menahan air. Rakyat kemudian dilatih manajemen air, pemeliharaan alat, menghitung energi yang disalurkan, serta biaya yang diperlukan karena umumnya mikrohidro dikelola secara swadaya. Kalau energi listrik sudah dialirkan dari rumah ke rumah, berbagai kegiatan ekonomi bisa dikembangkan.

    Mumpuni menyebut sebuah desa di Subang yang warganya menguasai 50 persen kepemilikan dari kerja samanya dengan perusahaan swasta lokal. Di sebuah desa di Sumba kepemilikannya bahkan 100 persen, dikelola Koperasi Unit Desa (KUD). Di satu desa di Sumatera Selatan, suatu koperasi pesantren mendapat penghasilan Rp 60 juta per bulan dari listrik yang dijual ke Perusahaan Listrik Negara (PLN). Dan sejauh ini Mumpuni beserta timnya telah melistriki lebih dari 50 desa di berbagai pelosok di Indonesia !!!!.(http://ibeka.port5.com/profile.html)

  • Nelson Tansu PhD.Pada umur 25 tahun, dia diangkat menjadi guru besar (profesor) di Lehigh University , Bethlehem , Pennsylvania 18015 , USA dan ketika usianya menginjak 26 tahun, Nelson tercatat sebagai profesor termuda di universitas bergengsi wilayah East Coast, Negeri Paman Sam, itu. Sebagai dosen muda, para mahasiswa dan bimbingannya justru rata-rata sudah berumur. Sebab, dia mengajar tingkat master (S-2), doktor (S-3), bahkan post doctoral. Yang mengagumkan, sudah ada tiga penemuan ilmiahnya yang dipatenkan di AS, yakni bidang semiconductor nanostructure optoelectronics devices dan high power semiconductor lasers. Di tengah kesibukannya melakukan risetriset lainnya, dua buku Nelson sedang dalam proses penerbitan. Bukan main. Kedua buku tersebut merupakan buku teks (buku wajib pegangan, Red) bagi mahasiswa S-1 di Negeri Paman Sam. "Saya sangat cinta tanah kelahiran saya Dan saya selalu ingin melakukan yang terbaik untuk Indonesia," katanya, serius. Saat berbicara soal Indonesia , mimik pemuda itu terlihat sungguh-sungguh dan jauh dari basabasi. dan sampai sekarang paspor nya masih berkebangsaan indonesia!!!! Sisihkan 300 Doktor AS, tapi Tetap Rendah Hati Nelson Tansu menjadi fisikawan ternama di Amerika. Tapi, hanya sedikit ya ng tahu bahwa guru besar belia itu berasal dari Indonesia. Malah ada yang menduga bahwa dia adalah orang Turki atau pun jepang (Beberapa netters malah tidak segan-segan mencantumkan nama dan kiprah Nelson ke dalam website Turki). wiii....ternyata byk sing nunut si malingsia :) seperti meniti jalan suci mewujudkan idealisme hidup." Sejak SD kelas III atau kelas IV di Medan, saya selalu ingin menjadi profesor di universitas di Amerika Serikat. Ini benarbenar saya cita-citakan sejak kecil," ujarnya dengan mimik serius. Ketika usia SD, Nelson kecil gemar membaca biografi para ilmuwan fisikawan AS dan Eropa. Selain Albert Einstein yang menjadi pujaannya, nama-nama besar seperti Werner Heisenberg, Richard Feynman, dan Murray Gell-Mann.
  • Andrea Hirata

    "PEJUANG PARA GURU" itu sebutan ibu ku untuk seorang Andrea Hirata. yg udah baca pasti ngerti dech :)

    NOVEL Laskar Pelangi karya Andrea Hirata mencatat sukses luar biasa. Sejak diterbitkan September 2005 oleh Bentang, novel itu sudah naik cetak hingga 17 kali dan terjual sekitar 200 ribu eksemplar!!!. Sukses itu juga diikuti dua novel berikutnya yang menjadi bagian dari tetralogi Laskar Pelangi, yakni Sang Pemimpi dan Edensor. Jika digabungkan, oplah tiga novel tersebut hampir 500 ribu kopi. Itu baru di Indonesia saja. Sebab, Laskar Pelangi juga sudah dibeli oleh penerbit buku di Malaysia. dan langsung menjadi best seller.

    siapa sangka semua bermula sebuah memoar masa kecil Andrea ketika masih bersekolah di sebuah SD di Belitung. Buku itu dia tulis untuk gurunya: Ibu Muslimah Hafsari.

    Satu ketika, kenang dia, Andrea dan teman-teman sekelas menunggu Bu Muslimah di depan kelas. Waktu itu hujan sangat deras. Mereka menunggu-nunggu dengan rasa cemas, takut sang guru idola tidak datang. "Tiba-tiba dari sudut lapangan sekolah muncul beliau berjalan kaki sambil berpayungkan daun pisang. Kami semua gembira melihat kedatangan beliau. Dan, saat itu, dalam hati saya berjanji bahwa saya harus menulis tentang beliau," cerita Andrea.

    Sebagai karyawan PT Telkom yang sibuk, Andrea tak kunjung menulis cerita untuk Bu Mus. Sampai suatu saat ketika baru pulang menjadi relawan di Aceh, Andrea dikabari teman-temannya di Belitung bahwa Bu Mus sakit keras. "Katanya sudah parah banget," tutur Andrea.

    Mendengar kabar tersebut, Gejolak untuk memberikan penghargaan kepada gurunya pun kembali meruap, berpacu dengan waktu karena takut terjadi apa-apa dengan Bu Mus. Dalam waktu tiga bulan, tulisan itu selesai. Tulisan itu kemudian diperbanyak untuk dibagi-bagikan sesuai jumlah teman dan gurunya di Belitung. "Lalu saya jilid dan saya juga kasih cover sendiri," tambah Andrea.

    Mengapa cerita itu sampai menjadi novel yang sukses, menurut Andrea, bukan suatu kesengajaan. Bermula ketika laptop Andrea tertinggal di kamarnya. Andrea meminta salah seorang teman di Telkom mengambilkannya. Saat mengambil laptop, teman itu melihat naskah Laskar Pelangi di dalam kamar Andrea, Setelah membaca naskah tersebut, Diam-diam dia mengirimkan naskah itu ke penerbit tanpa setahu Andrea.

    Hingga, suatu hari, Andrea ditelepon pimpinan penerbit Bentang Gangsar Sukrisno yang berniat menerbitkannya. "Naskah ini luar biasa. Tapi, Anda siapa?" kata Andrea menirukan. Singkat cerita, setelah dia meminta pertimbangan kepada teman-temannya di Belitung dan juga ibunya, Andrea mengizinkan Laskar Pelangi diterbitkan. Dan di luar dugaannya, novel itu sukses luar biasa. Tanggapan dan pujian dari para pembaca buku terus mengalir.

    Laskar Pelangi sendiri adalah memoar masa kecil Andrea Hirata. Berkisah tentang 10 anak SD Muhammadiyah Belitung yang kemudian dijuluki Laskar Pelangi dalam memperoleh pendidikan. Guru mereka, Bu Muslimah, yang sangat dihormati oleh Andrea sangat perhatian kepada murid-muridnya. Jadi, peristiwa yang ditulis di novel tersebut adalah faktual, benar-benar ada, meski peristiwanya terjadi puluhan tahun lalu. Andrea menceritakannya dengan begitu detail.

    "Bagi anak kecil, peristiwa yang traumatis akan sangat membekas sampai kapan pun," katanya.

    Beberapa pembaca mengaku sangat terinspirasi dengan novel ini. Terutama oleh sosok Bu Guru Muslimah. Seorang perempuan aktivis Aisyiyah dalam diskusi di PSW mengaku sangat terinspirasi oleh Bu Muslimah. Sampai-sampai ketika memberikan pelatihan kepada guru-guru di desa, dia menggunakan novel Laskar Pelangi sebagai referensi untuk menggugah semangat para guru di sana.
    (Jawa Pos Online)

    kabar terbaru Novel ini akan di film kan loh.......tapi jujur aku khawatir filmnya tidak sebagus Novelnya (like Harry Potter I ????)

  • BAGAI MANA DGN MU ???????

Rabu, 12 Desember 2007

Long....long time ago

Student Life !!!!

starring a bunch of confused bunny…people…things
The semester begins!
One week later
Two weeks later
Before midterms
During midterms
After midterms
Finals are approaching…
…and you find out when they are.
7 days before the final
6 days before the final
5 days before the final
4 days before the final
3 days before the final
2 days before the final
The day before the final
The night before the final
One hour before the final
During the final
After the final
Your feelings for the teacher after the final
by:
FachrulStradlin

betoel??????
kya...kya.....kya ;)
mau diulang ampe kapan taun jg (aku) tetep aja bakalan kyk gini............ha ha ha (thanks bro!)
bad...bad...don't try for u'r child !!!!!
that's my study life.....what about u ?????

Selasa, 11 Desember 2007

Fallow the master


Berusaha mengejar langkah2 sesepuh pendekar2 TDA_yogya.
walaupun masih sangat jauh......setiap hari selalu aku usahakan ada satu progress kerja.
salah satunya adalah secepatnya menjadi member di beberapa bank, shg bisa membuat track record yang baik.

berhubung proyek usahanya belum full berjalan....dengan bermodal tabungan, aku masuk menjadi member di 3 bank nasional baru........utk membuat track accoutnya, dana yang ada aku putar- putar dari bank yang satu kebank yang lain......secara berkala.

lalu sekarang aku lagi mencari informasi prosedure untuk membadan hukumkan usahaku. karena salah satu syarat mengambil kredit....usahanya harus berbadan hukum.

terakhir....membuat rencana keuangan; (nah yang atu ini skrng aku lg OL ama masternya)


pokoke ACTION!!!!!!

Senin, 10 Desember 2007

AWAL_ku ber-TDA



Dengan semangat 45 to be Action......
tanpa konsep apa lagi research :) dengan PD nya aku langsung mencoba memproduksi cloth bag groceries sebagai produk peduli global warming issue................ setelah sma ok dari pemilihan jenis kain, design produk yang simply mobile (ciye) ampe tahap produksinya dll.....

belum lagi impianku untuk terjun di bidang perawatan kecantikan (spa), walau ada kemajuan aku udah punya konsep, market yg niche, jalur maketingnya kayak apa dll.......

tak di nyana aku membaca suatu millis yang rada beda dari millis2 iklan yang ku baca selama ini. tembus sana tembus sini...ternyata sebuah komunitas virus!!!!! HUB... baca dan baca analisa dan analisa.....dan bermodal asas .... to follow the path, look to the master, follow the master, walk with the master, see through the master, become the master...... ( Riza @ Solo)

ternyata to be fist Action.......langkahku di awal tadi ternyata lumayan keliru (hikss...)
dengan memproduksi suatu produk kita kudu memperhitungkan modal, biaya produksi, biaya marketing, blom lagi menentukan HPP....teyus menentukan jalur distribusinya mo model apa dll. lah kapan aku mulainya???????

untuk memotong semua jalur yang panjang itu dan berpegang dari contoh2 para sesepuh..... aku ngambil kesimpulan; be distributor-or supplier for my fist action .... jadi HPP ya udah ditangan selanjutnya merancang link/networking untuk memasarkan produk tsb. (lebih kurang minta maaf)

berlatar belakang pekerjaan ku yang kemarin.........
kabupaten sumbawa barat (NTB) yg kaya akan mineral tambang juga kaya akan berbagai jenis batu alam. alhamdulillah produksinya sudah dimulai.......kemarin aku menghub. temen2 di sana dan ok!!, alhamdulillah aku dipercaya u' memasarkan batu alam untuk wilayah indonesia barat dan sekitarnya.

langkah selanjutnya.......(hi3 kudu berguru sama siapa yach?????)
yang penting PD aja lagi......yang penting Action!!!!

sekarang aku lagi pingin buat web yang menarik, eye catching dan simple.(mas seta bisa bantu?)
terus kudu ikut pameran2.......
terus u' home base ....... hem bentar dulu deh :)
hi3 kynya musti buat PT. or CV. yach?????? (buat nyari kredit)
terus........kudu GAULLLLL
terus.......byk belajarrrrr
terus.......byk tanya
terus.......byk temen
terus........
terus..........

Senin, 03 Desember 2007

[Dagelan] Tukang Cukur


Pagi2 di kirimin joke kyk gini lumayan...........menyentilll lan tersindir :)
so.... mari bangga menjadi indonesia people HA HA HA..

Alkisah.......
Ada seorang tukang cukur tua yang baik hati disebuah kota di United States.
Suatu hari seorang penjual bunga datang kepadanya untuk memotong rambut. Selesai potong rambut, dia bermaksud membayar tetapi tukang cukur menjawab :

"Maaf, saya tidak dapat menerima uang dari mu. Saya melakukan pelayanan".

Sipenjual bunga sangat gembira dan meninggalkan tukang cukur tersebut.
Pada keesokan paginya, ketika si tukang cukur membuka toko, ada sebuah kartu ucapan terima kasih dan selusin bunga mawar yang telah menanti di depan pintu.

Seorang polisi datang untuk potong rambut dan dia pun bermaksud membayar setelah selesai dipotong rambutnya. Tetapi, si tukang cukur pun menjawab :

"Maaf, saya tidak dapat menerima uang dari mu. Saya melakukan pelayanan".

Si polisi pun sangat gembira dan meninggalkan tukang cukur tersebut.
Pada keesokan paginya,ketika si tukang cukur membuka toko, ada sebuah kartu ucapan terima kasih dan selusin donat yang telah menanti didepan pintu.

Dihari berikutnya datanglah seorang software engineer
dari Indonesia untuk potong rambut, ketika dia hendak
membayar, si tukang cukur pun menjawab :

"Maaf, saya tidak dapat menerima uang dari mu. Saya melakukan pelayanan".
Si software engineering dari Indonesia pun tentu lan pasti amat sangat gembira plus sumringah dan meninggalkan tukang cukur tersebut.
Pada keesokan paginya, ketika si tukang cukur membuka toko, .. coba tebak !!! apa yang tukang cukur temukan di depan pintu ???????????? ????????? ???????
.
.
.
.
.
.
.
.
Dapatkah kamu menebaknya ??????????? .
.
.
.
.
.

Apakah kamu belum tau jawabannya?? ????????? ?
.
.
.
.
.
.
.

Ayo.Berfikirlah seperti orang indonesia ....!!!!!!
.
.
.
.
.

Ok!!!!!OK!!! !!!!!!!!! !!!

Selusin orang Indonesia telah menunggu untuk potong rambut GRATIS !!!!!!!!!

(
by:hendriyadi@hino.co.id)

Minggu, 02 Desember 2007

yuk ayuk......

Lingkungan
Dampak Pemanasan Global Mengerikan


Mengerikan!!!!!!
yup....!


Laporan tersebut menyebut manusia sebagai biang utama pemanasan global. Emisi gas rumah kaca mengalami kenaikan 70 persen antara 1970 hingga 2004. Konsentrasi gas karbondioksida di atmosfer jauh lebih tinggi dari kandungan alaminya dalam 650 ribu tahun terakhir.

Rata-rata temperatur global telah naik 1,3 derajat Fahrenheit (setara 0,72 derat Celcius) dalam 100 tahun terakhir. Muka air laut mengalami kenaikan rata-rata 0,175 centimeter setiap tahun sejak 1961.

Sekitar 20 hingga 30 persen spesies tumbuh-tumbuhan dan hewan berisiko punah jika temperatur naik 2,7 derajat Fahrenheit (setara 1,5 derajat Celcius). Jika kenaikan temperatur mencapai 3 derajat Celcius, 40 hingga 70 persen spesies mungkin musnah.

Meski negara-negara miskin yang akan merasakan dampak sangat buruk, perubahan iklim juga melanda negara maju. Pada 2020, 75 juta hingga 250 juta penduduk Afrika akan kekurangan sumber air, penduduk kota-kota besar di Asia akan berisiko terlanda banjir dan rob. Di Eropa, kepuanahan spesies akan ekstensif. sementara di Amerika Utara, gelombang panas makin lama dan menyengat sehingga perebutan sumber air akan semakin tinggi.

Kondisi cuaca ektrim akan menjadi peristiwa rutin. Badai tropis akan lebih sering terjadi dan semakin besar intensitasnya. Gelombang panas dan hujan lebat akan melanda area yang lebih luas. Risiko terjadinya kebakaran hutan dan penyebaran penyakit meningkat.

Sementara itu, kekeringan akan menurunkan produktivitas lahan dan kualitas air. Kenaikan muka air laut akan memicu banjir lebih luas, mengasinkan air tawar, dan menggerus kawasan pesisir.(kompas.com)

jadi bikin takut.....lagi2 ditambah ma panasnya yogya yang makin nambah. buat kita semua, banyak hal yang bisa kita lakukan sebagai manusia bijak yang numpang hidup, numpang napas, numpang cari rezeki di bumi ini.

efek-efek ini dapat diminimalis dengan merubah pola hidup kita menjadi lebih peduli dengan lingkungan, misalnya:
1. menggunakan produk-produk yang ramah lingkungan (eco labeling),
2. pake produk kertas yang punya keterangan bahwa kertas tersebut berasal dari daur ulang.
3.kalo bepergian dekat jalan aja, karena selain mengurangi penggunaan BBM juga menyehatkan jantung ^_^, klo agak jauh pake sepeda, klo jaaauh sekali pake kendaraan umum.
4.hemat penggunaan PAM, listrik, dll
5.membeli peralatan listrik yang hemat energi.
6.kurangi penggunaan plastik, kresek, pada saat membeli barang nanti menimbulkan banyak sampah plastik dan jika dibakar menghasilkan gas2 yang berbahaya selain CO,CO2 yaitu dioxin.
7.klo makan dihabisin, jika nanti dibuang ke bak sampah menimbulkan gas metan, memang gas metan biasanya digunakan sebagai biogas tapi jika tidak ditampung dengan baik gas ini efek terhadap rumah kaca lebih besar jika dibandingkan dengan CO2.
8.jangan membakar sampah, pisahkan aja sampah organik (dapat jadi pupuk), sampah plastik (banyak yang bisa dijual kembali lho), sampah kertas (bisa didaur ulang)
9.menanam pohon, kalo hanya punya halaman sempit tanaman kecil2 juga gak papa. tidak perlu besar yang dicari kan jumlah daun yang banyak.
10.dll (yahoo.com)


yuk mari........kita mulai dari sekarang, sekecil apapun itu untuk lebih arif pada bumi, untuk anak cucu kita